Pembelajaran
merupakan suatu proses yang kompleks dan melibatkan berbagai aspek yang saling
berkaitan. Dalam pembelajaran, guru berhadapan dengan sejumlah peserta didik
dengan berbagai macam latar belakang, sikap, dan potensi, yang kesemuanya itu
berpengaruh terhadap kebiasaannya dalam mengikuti pembelajaran. Misalnya masih
banyak peserta didik kurang bernafsu untuk belajar dan membolos terutama
pada mata pelajaran, dan guru yang menurut mereka sulit atau menyulitkan. Untuk
kepentingan tersebut guru dituntut membangkitkan motivasi belajar peserta
didik. Karena motivasi merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan
kualitas pembelajaran. Peserta didik yang memiliki motivasi belajar yang tinggi
akan belajar dengan sungguh-sungguh.
Untuk
membangkitkan motivasi belajar peserta didik, setiap guru sebaiknya memiliki
rasa ingin tahu, mengapa dan bagaimana anak belajar dan menyesuaikan dirinya
dengan kondisi-kondisi belajar dalam lingkungannya. Guru juga sebaiknya mampu
untuk menciptakan pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan.
Tulisan
ini bermaksud untuk memaparkan bagaimana menciptakan suatu pembelajaran
yang kreatif dan menyenangkan, sehingga peserta didik ter motivasi untuk
mengikuti pelajaran di kelas.
Untuk
menciptakan pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan diperlukan berbagai
keterampilan, diantaranya keterampilan mengajar. Keterampilan mengajar yang
sangat berperan dan menentukan kualitas pembelajaran, yaitu keterampilan
bertanya, memberi penguatan, mengadakan variasi, menjelaskan, membuka dan
menutup pelajaran, membimbing diskusi kelompok kecil, mengelola kelas,
serta mengajar kelompok kecil dan perorangan.
Setiap keterampilan mengajar memiliki komponen
dan prinsip-prinsip dasar tersendiri. Berikut ini delapan Keterampilan mengajar
dan cara menggunakannya agar tercipta pembelajaran yang kreatif dan
menyenangkan 